CHADOS RINTIHAN ANAK NEGERI
s3l4m4t d4t4nG k4w4n di BL0g 4b54N

Followers




KUMPULAN GAMBAR

DUPIAD KNPI PAPUA BARAT

PeSaN CiNta >>>Me n' My life........

"Papuan TechNocz"

cinTa sEmaTa wAyAnG

DANAU UTHER

JEJAK LANGKAH

KESEHARIAN

ROHAMA's Facebook Wall




alamat YM absan
A B S A N

TROBOSANG PERMIKIRANG

Diposting oleh Chados-sangkek On 08.20 0 komentar

Percepatan pembangunan diarahkan pada pengembangan kegiatan-kegiatan sektor riil dan sektor ekonomi unggulan dengan mengacu pada konsep pengembangan sumber daya masarakat dalam wilayah pengembangan. Pembangunan berbasis pemberdayaan masayarakat ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan di antara masarakat di lingkungan seperti KABUPATEN FAK FAK dengan penembahan kemandirian masarakat di daerah tersebut, lebih dari itu pembangunan berbasis kekeluargaan ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi jumlah pengangguran.

Pemerataan pembangunan di tiap tiap bidan pengembangan diupayakan dengan memperhatikan secara cermat karakteristik masing-masing distrik di kabupaten FAK FAK untuk di kembankan . Adapun sektorsektor seperti perikanan dan kelautan, pariwisata dan pertanian menjadi sektor-sektor unggulan. Pada tahap ini, fokus utama implementasi kebijakan daerah diarahkan pada pengembangan program kegiatan di sektor riil dan sektor ekonomi unggulan. Program-program kegiatan ditujukan untuk menciptakan kondisi ekonomi yang kondusif dan kompetitif dan mampu menari investasi baru dari sektor swasta dalam rangka menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi penduduk miskin serta jumlah pengangguran. Selanjutnya, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam bentuk KEKELUARGAAN, penguatan kelembagaan dan adopsi standar mutu bertaraf internasional dalam rangka perbaikan kualitas produk andalan seperti pertanian, perikanan dan lain sebagainya akan diterapkan guna menunjang percepatan pembangunan perekonomian Kabupaten FAK FAK Selain itu, percepatan pembangunan juga perlu didukungan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehubungan dengan hal ini, pendirian perguruan tinggi yang akan mendukung pengembangan berbagai sektor andalan merupakan syarat mutlak.

Selanjutnya, percepatan pembangunan takkan tercapai tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, pengembangan berbagai sarana dan prasarana merupakan salah satu kebutuhan mendesak termasuk dalam pembangunan jangka menengah. Melalui tiga pendekatan utama pembangunan daerah yang dilakukan secara simultan dan didukung dengan komitmen pembiayaan serta konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan diharapkan sejumlah masalah jangka pendek dan menengah yang sedang dihadapi oleh Kabupaten FAK FAK dapat dipecahkan. Sudah tentu, konsistensi dan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan seluruh program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan (2010 - 2015) sangat dibutuhkan. Adapun sejumlah aspek penting pendekatan-pendekatan pembangunan tersebut di atas berlandaskan pada prinsip berikut:
1. Berorientasi pada masyarakat. Masyarakat didaerah adalah pelaku sekaligus pihak yang mendapatkan manfaat dari program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Sehingga program pembangunan diarahkan untuk kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan praktis dan strategis masyarakat yang hasil dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat;

2. Sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Proses perencanaan pembangunan, pelaksanaan sampai kepada pengawasan melibatkan masyarakat. Sehingga aspirasi, kebutuhan daerah dan masyarakat terakomodir dan hasil-hasil pembangunan dapat dinikmati secara langsung serta dapat memberdayakan masarakat;

3 Sesuai dengan Adat dan Budaya masyarakat. Pengembangan kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan adat, budaya dan norma-norma yang terpelihara dan berkembang dalam masyarakat sebagai sebuah kerifan lokal yang memperkaya budaya bangsa dalam kerangka orientasi lokal, nasional, regional, dan global;

3. Berwawasan Lingkungan. Pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya daerah harus berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Prinsip ini mempertimbangkan dampak kegiatan terhadap kondisi lingkungan, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat didaerah dalam jangka pendek, menengah dan panjang;

4. Tidak diskriminatif. Pelaksanan pembangunan tersebar keseluruh wilayah kecamatan, kampung/kelurahan sesuai pengembangan di setia distrik serta tidak diskriminatif sesama kelompok local daerah tersebut. Sehingga tidak akan bias pada kepentingan tertentu.

5. Kemitraan. Pelaksanaan pembangunan berdasarkan prinsip kemitraan antara masyarakat, swasta dan pemerintah.

6. Berbasis Pemerintahan yang bersih. Penyelenggaraan pemerintahan berbasis pada clean governments dan good governance;
h. Anggaran berbasis kinerja. Pengelolaan anggarandilaksanakan berdasarkan sistim anggaran berbasis kinerja.

HARI INI KALAU KITONG SEMUA BERPIKIR UNTUK MEMBANGUN KITONG PUNYA DAERAH DENGAN PIMIKIRANG YANG KITONG MILIKI….TAK SALAH KALAU KITONG COBA UNTUK MENULIS….

* PENINGKATAN KUALITAS SDM MASYARAKAT MAYBRAT *

Diposting oleh Chados-sangkek On 08.20 0 komentar

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui pendekatan “ prosiasif” yaitu mencari sarana untuk peningkatan wawasan berpikir, kritis dan meningkatkan motivasi untuk membangun wilayahnya. Penerapan materi megelola ekonomi dalam lingkup kelompok kemasyarakatan agar tujuan pembangunan, diharapkan bisa menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan dari kemampuan-kemampuan yang dimiliki.
Dasar pembangunan yang mengarah kepada SDM dan dari masyarakat,merupakan komponen pokok pemberdayaan masyarakat. Konsepnya memposisikan pelatihan sebagai pusat pengembangan potensi masyarakat maybrat dalam rangka meningkatkan kualitas, tidak saja sebatas memahami persoalan-persoalan yang ada, tetapi mereka mampu mengetahui penyebab-penyebabnya dan cara penyelesaiannya. Di samping itu, kemampuan bekerja sama, konsisten dalam menegakkan aturan-aturan serta memiliki pandangan jauh ke depan untuk kepentingan bersama dan sasaran utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk pelaksanaan kualitas SDM, adalah: pertama, mengindentifikasi kebutuhan pelatihan,diperlukan adanya tim yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, Perguruan Tinggi dan penggerak lainnya yang peduli terhadap pembangunan masyarakat maybrat. Melalui suatu progam sebagai kebutuhan yang sangat mendesak, agar ditetapkan sebagai kebutuhan pelatih, selanjutnya dijadikan acuan untuk kepetinggan orang maybrat.
Jika dihubungkan dengan keadaan yang ada sekarang, maka kebutuhan yang sangat mendesak, seperti pendidikan politik (bukan politik praktis) sehingga masyarakat tidak hanya sebagai objek penderita tetapi diapun mampu bersuara dan menyampaikan aspirasinya serta turut serta dalam proses pembangunan.
Tugas pemeringtah sorong selatan dan tanggung jawabnya, mereka juga berhak untuk mengeritik dan menyatakan salah yang memamg salah dan benar jika memang benar. Inilah tuntutan era demokratisasi ini. Pembangunan ekonomi dan kemasyarakatan, juga merupakan hal yang mendesak untuk disampaikan kepada mereka. Dengan demikian dapat dipertegas bahwa dalam era sekarang ini, kunci penting yang harus dibekali kepada masyarakat maybrat adalah penerapan kualitas dalam berpikir luas dalam semua hal. Karna manusia mampu melaksanakan fungsinya dengan sempurna, baik untuk berjalan tersenyum dan duduk diam sepangjan hari, makan, apa lagi bekerja. Untuk memperbaiki sekeadaan tersebut, maka perlu adanya program kualitas Masyarakat maybrat sebagai sub sistem pembangunan

kawan kasih tinggal pesan di sini

kawan kasih tinggal pesan di sini
ShoutMix chat widget

contact_me_



FEEDJIT Live Traffic Feed

wibiya widget

Cari Blog Ini

About Me

Foto saya
Tetasan air mata yang mampu bercerita tentang kejamnya hidup ini.."



NEN BERTHO

UDIK-NET

KENANGAN YALLI HUMI KOTEKA

KEHIDUPAN ANAK PAPUA

LADA PAPUA

Apsan's Blog

RADIO HMS FAKFAK

KUMPULAN VIDEO

:K::O::K::O::D::A:

DERITA HIDUP


free counters