CHADOS RINTIHAN ANAK NEGERI: 2011
s3l4m4t d4t4nG k4w4n di BL0g 4b54N

Followers

KUMPULAN GAMBAR

DUPIAD KNPI PAPUA BARAT

PeSaN CiNta >>>Me n' My life........

"Papuan TechNocz"

cinTa sEmaTa wAyAnG

DANAU UTHER

JEJAK LANGKAH

KESEHARIAN

ROHAMA's Facebook Wall




alamat YM absan
A B S A N

Mana tipe yang di sukai wanita papua

Diposkan oleh Chados-sangkek On 23.00 0 komentar

Tipe pria seperti apa yang kamu inginkan? Cerdas? Kaya? Baik hati? Tampan? Macho? Pendiam? atau yang sabar dan serius? Atau mungkin pria mapan yang siap menikah dan hidup selamanya dengan kamu? Wajar apabila beberapa hal tersebut merupakan kriteria wajib yang harus dimiliki pria pilihan kamu. Siapa sih yang mau hidup bersama dengan seseorang yang tak memiliki masa depan dan tak mampu membuat kamu bahagia?

Pikiran utama yang muncul saat menjalani hubungan yang serius tak lain adalah kebutuhan materi yang cukup. Bukan bermaksud untuk matre, namun saat ini kekuatan materi bahkan mengalahkan cinta. Materi benar-benar membuat banyak orang buta dan menutup telinga. Egoisme melambung tinggi demi kepuasan diri sendiri.

Yang terjadi kemudian suatu pernikahan disepelekan, dan seorang pria hanya menjadi pendamping dan pelengkap di hidup kamu. Sudah bisa kamu tebak kan apa tindakan selanjutnya? Ya itulah perceraian, sambil tak henti mencari seseorang yang mampu memenuhi kebutuhan secara maksimal. Jika suatu hubungan hanya dilandasi kepuasan saja? Kapan kamu terpuaskan?

Bukan melulu kehadiran seorang pria yang dibutuhkan dalam hidup kamu, namun seorang pria yang membuat kamu merasa hidup. Bagaimana mendapatkan sosok pria seperti itu?

Ada baiknya kita mengubah visi dalam suatu hubungan. Bukan demi diri sendiri tapi demi kita, bukan hanya aku yang berusaha namun kita, sulitkah hal itu? Tidak, Anda tentu bisa melakukannya. Suatu hal mudah dan langkah yang sempurna untuk dapat hidup bahagia selamanya.

Jadi, masihkah materi menjadi syarat nomor satu bagi kamu untuk mencari pasangan hidup?

membangun semangat nasionalisme orang papua

Diposkan oleh Chados-sangkek On 12.37 0 komentar



ketika kita lahir ke dalam dunia ini, Maka setiap orang sudah terbentuk  identitas dirinya, yang menunjukan sebuah ras ,budaya maupun adat istiadat secara regional(lokal),dan itu sudah terbentuk secara lahirnya ke bumi ini, namun kadang kala dalam setiap pertumbuhan dan perkembangan , itu tidak terlepas dari lingkungan sosial, yang kemudian mengubah setiap karakter, idiologi, dan nasionalsime regional(lokal)

Sehingga kita sendiri secara tidak langsung sudah melupakan identitas diri kita yang sesungguhnya berbeda dengan orang lain di sekitar kita.
Untuk itu lewat pesan ini marilah kita bersama mengerti serta memahami  identitas, ras budaya, dan adat istiadat kita, yang saya maksudkan di sini adalah, nasionalisme secara nasional, maupun global, itu sangat di perlukan dalam berbangsa dan bernegara.

Namun yang lebih penting, dan utama adalah ketika kita membangun semangat nasionalisme secara regional, serta lokal dalam diri kita masing-masing. itu adalah kunci kemrdekaan dan kemakmuran tanah air kita  tercinta Papua.GBU ALL

Bukan ku menolakmu...

Diposkan oleh Chados-sangkek On 21.10 0 komentar

Bukan ku menolakmu...
bukan ku melupakanmu,,,,
bahkan harus membencimu......

Tapi semua karna
keinginan orang tuamu
akan kebahagiaan yang terbaik demi masa depan dan cita citamu

KASIH......
jika suatu kelak nanti
kau telah berhasil
dan bukan lagi milikku

Kumohon.....
kenankan namaku...
dan renungkan kisah cinta
yang harus di akhiri
karna terpaksa

23 April 2011
Memory hidup yang tak kan ku lupakan
Jogjakarta.23 april 2011 jam 11 malam

Susunan kesadaranku

Diposkan oleh Chados-sangkek On 21.19 0 komentar

Bicara tanpa arahan yang baik akan mengarahkan kita pada tepatah kata berjalan tanpa ada suatu tujuan yang jelas.

Sebenarnya kita itu pandai yang kita butuhkan saat ini adalah arahan dari orang orang dekat” agar kita tau apa yang kita bisa kita lalukan dan bagaimana cara kerjanya.

Kita harus sadar kehadiran kita di kota ini, agar dapat mempersiapkan diri lebih matang untuk mengumpulkan dan mendapatkan ilmu sebanyak mungkin” sebab persaingan di daerah sangat ketat. Jangan sampai kita sudah kembali kepapua, tapi terjadi kta kebakaran jengkot.

Memang berdiri berbicara membutuhkan keberanian tersendiri,sebab kita di perhadapkan dengan mereka yang pendidikannya mampan. Tapi jika kita tidak melawan rasa takut yang ada dalam bendak kita” lihat saja apa yang akan terjadi di kemudian hari? Dia yang bertanya adalah bodoh untuk lima menit” tapi dia yang tidak pernah bertanya akan bodoh untuk selamanya”

kawan kasih tinggal pesan di sini

kawan kasih tinggal pesan di sini
ShoutMix chat widget

contact_me_


FEEDJIT Live Traffic Feed

wibiya widget

Cari Blog Ini

About Me

Foto saya
Tetasan air mata yang mampu bercerita tentang kejamnya hidup ini.."

NEN BERTHO

UDIK-NET

KENANGAN YALLI HUMI KOTEKA

KEHIDUPAN ANAK PAPUA

LADA PAPUA

Apsan's Blog

RADIO HMS FAKFAK

KUMPULAN VIDEO

:K::O::K::O::D::A:

DERITA HIDUP